Kubis Coworking Space PLUT KUMKM Jl. Abdul Gani Atas - Kota Batu
0857-4966-5700
haris@narasumber.id / narasumber.id@gmail.com

Narasumber Entrepreneur Hub Finance Kota Batu 2026, Dorong Literasi Keuangan Digital dan Digitalisasi Finansial bagi UMKM

Narasumber dan Trainer Koperasi dan UMKM Nasional

narasumber literasi keuangan digital UMKM

CEO Narasumber.id, Bpk. M. Syauqi Haris, S.Kom., M.Kom., menjadi narasumber literasi keuangan digital dalam kegiatan Entrepreneur Hub Finance (EHF) Kota Batu Tahun 2026, sebuah program prioritas yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Batu bersama Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Kegiatan ini digelar pada 10–11 Maret 2026 di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Kota Batu, dan diikuti oleh lebih dari 100 wirausaha terkurasi dari berbagai sektor usaha.

Entrepreneur Hub Finance Kota Batu 2026 hadir sebagai upaya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM sekaligus memperkuat ekosistem kewirausahaan daerah. Program ini mengusung semangat pembiayaan inklusif atau “Pembiayaan untuk Semua”, yakni mendorong agar akses permodalan dari lembaga keuangan menjadi lebih mudah, lebih terbuka, dan tidak mempersulit pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Dalam konteks tersebut, penguatan literasi keuangan digital bagi UMKM menjadi salah satu kebutuhan penting agar pelaku usaha tidak hanya memiliki produk dan pasar, tetapi juga mampu menunjukkan kelayakan usahanya melalui data keuangan yang rapi.

walikota batu membuka acara EHF literasi keuangan digital UMKM

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Batu, Bpk. Nurochman, bersama Bpk. Ginda P. Siregar, selaku Asisten Deputi Perluasan Pembiayaan Wirausaha dari Kementerian UMKM RI. Kehadiran pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen nyata untuk membantu UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga naik kelas melalui penguatan kapasitas usaha, tata kelola keuangan, digitalisasi finansial bagi UMKM, serta kesiapan dalam mengakses pembiayaan.

Transformasi UMKM Naik Kelas dengan Literasi Keuangan Digital

Salah satu fokus utama EHF Kota Batu 2026 adalah pelatihan transformasi transaksi usaha menjadi laporan keuangan yang siap diverifikasi untuk pengajuan pembiayaan atau modal. Fokus ini dinilai sangat relevan dengan kondisi UMKM saat ini. Banyak pelaku usaha sebenarnya memiliki potensi besar, produk yang diminati pasar, serta perputaran transaksi yang aktif. Namun, tidak sedikit yang masih mengalami kendala ketika harus menyusun laporan keuangan secara tertib, terdokumentasi, dan sesuai kebutuhan lembaga pembiayaan. Karena itu, literasi keuangan digital menjadi kunci agar transaksi harian UMKM dapat diubah menjadi informasi bisnis yang bernilai.

Ginda Siregar membuka EHF Kota Batu untuk literasi keuangan digital UMKM

Dalam konteks inilah, kehadiran M. Syauqi Haris sebagai CEO Narasumber.id menjadi penting. Pada sesi materinya, ia membawakan topik mengenai literasi digitalisasi pengelolaan keuangan bagi UMKM. Materi tersebut menekankan pentingnya pelaku usaha memahami pencatatan keuangan, memanfaatkan teknologi digital, dan membangun kebiasaan administrasi usaha yang lebih rapi agar bisnis lebih siap dinilai oleh lembaga keuangan. Melalui pendekatan digitalisasi finansial bagi UMKM, pelaku usaha didorong untuk lebih disiplin dalam mengelola data transaksi, arus kas, pendapatan, pengeluaran, dan kebutuhan modal.

Menurut Syauqi Haris, digitalisasi pengelolaan keuangan bukan lagi pilihan tambahan, melainkan kebutuhan dasar bagi UMKM yang ingin berkembang. Di era saat ini, pelaku usaha perlu mampu mencatat transaksi harian, memisahkan keuangan pribadi dan usaha, memahami arus kas, menghitung laba-rugi, serta menyiapkan data keuangan yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan bisnis. Dengan pencatatan yang baik, UMKM tidak hanya lebih siap mengajukan pembiayaan, tetapi juga lebih mampu mengukur kesehatan usahanya sendiri.

CEO Narasumber.id memberi materi literasi keuangan digital UMKM

“Banyak UMKM memiliki omzet, memiliki pelanggan, dan memiliki aktivitas usaha yang berjalan baik. Namun ketika diminta menunjukkan laporan keuangan, mereka sering kesulitan. Padahal, laporan keuangan adalah bahasa yang dibutuhkan oleh lembaga pembiayaan untuk menilai kelayakan usaha,” demikian pesan utama yang ditekankan dalam sesi literasi tersebut.

Melalui pemaparannya, Syauqi Haris juga mendorong peserta untuk mulai melihat teknologi sebagai alat bantu yang memudahkan, bukan sesuatu yang rumit. Penggunaan aplikasi pencatatan keuangan, spreadsheet sederhana, sistem kas digital, hingga dokumentasi transaksi secara teratur dapat menjadi langkah awal yang realistis bagi pelaku UMKM. Literasi keuangan digital bagi UMKM tidak selalu harus dimulai dari sistem yang kompleks. Yang terpenting adalah konsistensi dalam mencatat, menyimpan, dan mengevaluasi data usaha.

narasumber mentor literasi keuangan digital UMKM

Digitalisasi finansial bagi UMKM juga berperan penting dalam membangun kepercayaan. Ketika data usaha tersusun dengan baik, pelaku UMKM memiliki dasar yang lebih kuat untuk berkomunikasi dengan lembaga keuangan, calon investor, mitra bisnis, maupun pihak pemerintah. Data keuangan yang terdokumentasi membantu UMKM menunjukkan kemampuan bayar, potensi pertumbuhan, serta kebutuhan pembiayaan yang lebih terukur. Hal ini sejalan dengan tujuan Entrepreneur Hub Finance Kota Batu 2026 untuk menciptakan akses pembiayaan yang lebih inklusif dan mudah dijangkau.

Digitalisasi Keuangan UMKM Memerlukan Konsultan Yang Paham Kondisi Lapangan

Selain memberikan materi dalam format ceramah dan pemaparan, sesi yang dibawakan CEO Narasumber.id juga dilengkapi dengan mentoring langsung. Pada akhir kegiatan, peserta berkesempatan berkonsultasi secara langsung kepada para pemateri melalui meja konsultasi yang telah disediakan panitia. Format ini membuat kegiatan EHF Kota Batu 2026 tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis dan aplikatif.

Melalui sesi mentoring tersebut, peserta dapat menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam pengelolaan keuangan usaha, mulai dari cara mencatat transaksi, menyusun laporan sederhana, mempersiapkan dokumen untuk pembiayaan, hingga memahami aspek literasi keuangan digital yang sesuai dengan skala bisnis masing-masing. Pendekatan ini menjadi nilai tambah karena setiap UMKM memiliki karakter, kebutuhan, dan tantangan yang berbeda.

narasumber literasi keuangan digital UMKM pada EHF Kota Batu

Bagi Narasumber.id, keterlibatan dalam kegiatan Entrepreneur Hub Finance Kota Batu 2026 merupakan bagian dari komitmen untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya di sektor kewirausahaan dan UMKM. Narasumber.id selama ini hadir sebagai platform yang menghubungkan kebutuhan edukasi, pelatihan, dan pengembangan kompetensi dengan para narasumber yang relevan di bidangnya. Dalam kegiatan ini, Narasumber.id turut mengambil peran dalam memperkuat pemahaman digitalisasi finansial bagi UMKM agar pelaku usaha semakin siap menghadapi tuntutan ekonomi digital.

Kehadiran M. Syauqi Haris dalam forum tersebut juga memperkuat posisi Narasumber.id sebagai mitra strategis dalam pengembangan literasi digital, literasi keuangan digital, dan pemberdayaan UMKM. Dengan pengalaman di bidang teknologi informasi dan pendidikan, Syauqi Haris menekankan bahwa transformasi UMKM tidak hanya bergantung pada modal, tetapi juga pada kesiapan pengetahuan, mentalitas pengelolaan usaha, dan kemampuan memanfaatkan teknologi.

Manfaat Entrepreneur Hub Finance Bagi UMKM

Program Entrepreneur Hub Finance Kota Batu 2026 sendiri menjadi ruang kolaborasi penting antara pemerintah, lembaga pembiayaan, narasumber profesional, dan pelaku UMKM. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan wawasan mengenai akses pembiayaan, tetapi juga dibekali pemahaman tentang bagaimana menyiapkan usaha agar lebih layak, lebih dipercaya, dan lebih siap berkembang. Dalam proses tersebut, digitalisasi finansial bagi UMKM menjadi salah satu fondasi penting agar pembiayaan tidak hanya dipahami sebagai pencarian modal, tetapi juga sebagai bagian dari tata kelola usaha yang sehat.

Bagi Kota Batu yang dikenal memiliki potensi besar di sektor pariwisata, kuliner, pertanian, ekonomi kreatif, dan produk lokal, penguatan UMKM menjadi agenda strategis. Ketika pelaku usaha lokal memiliki kemampuan mengelola keuangan secara lebih profesional, peluang untuk memperoleh pembiayaan, memperluas pasar, dan meningkatkan skala usaha akan semakin terbuka. Oleh karena itu, penguatan literasi keuangan digital bagi UMKM Kota Batu menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem usaha yang lebih modern, transparan, dan berdaya saing.

Dengan suksesnya penyelenggaraan EHF Kota Batu 2026, diharapkan semakin banyak UMKM yang mampu bertransformasi dari usaha yang hanya berjalan secara konvensional menjadi usaha yang lebih tertata, terdigitalisasi, dan siap berkolaborasi dengan lembaga keuangan. Program ini juga menjadi bukti bahwa peningkatan akses pembiayaan harus berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas pelaku usaha, terutama dalam hal pencatatan, pelaporan, dan pemanfaatan teknologi keuangan digital.

Keterlibatan CEO Narasumber.id, Bpk. M. Syauqi Haris, S.Kom., M.Kom., dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung UMKM agar lebih adaptif di era digital. Melalui literasi keuangan digital dan digitalisasi finansial bagi UMKM, pelaku usaha diharapkan tidak hanya mampu mencatat transaksi, tetapi juga mampu membaca arah bisnisnya sendiri, mengambil keputusan yang lebih tepat, dan mempersiapkan diri untuk naik kelas.

Entrepreneur Hub Finance Kota Batu 2026 pada akhirnya bukan sekadar kegiatan pelatihan, tetapi momentum untuk membangun kesadaran baru bahwa pembiayaan yang inklusif memerlukan kesiapan dari dua sisi: lembaga keuangan yang lebih terbuka, dan UMKM yang lebih siap secara data, tata kelola, serta mentalitas bisnis. Dengan kolaborasi seperti ini, ekosistem UMKM di Kota Batu diharapkan dapat semakin kuat, mandiri, dan berdaya saing.

Melalui kegiatan ini, Narasumber.id menegaskan bahwa penguatan UMKM tidak cukup hanya dilakukan melalui motivasi kewirausahaan, tetapi juga harus menyentuh aspek teknis yang langsung berdampak pada kelayakan usaha. Literasi keuangan digital bagi UMKM menjadi salah satu jembatan penting menuju akses pembiayaan yang lebih mudah, tata kelola yang lebih profesional, dan pertumbuhan usaha yang lebih berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *